Showing posts with label usaha. Show all posts
Showing posts with label usaha. Show all posts

Monday, December 23, 2013

Usaha Percetakan Fotocopy

- 0 comments

usaha percetakan fotocopy
Usaha fotocopy dan percetakan merupakan salah satu usaha (bisnis) yang berpeluang besar dalam mencapai profit yang tinggi. Hal ini didasari oleh semakin tingginya keperluan berbagai perusahaan dalam urusan cetak – mencetak, seperti laporan keuangan, surat-menyurat, pembuatan selebaran (pamflet), spanduk dan banyak hal lain yang menyangkut dengan catak kertas. Hal ini terjadi bukan hanya di kota saja, tetapi juga di wilayah pedesaan. Disamping itu, jumlah siswa di Indonesia yang terus meningkat, merupakan lahan untuk mendapatkan uang dalam hal memberikan jasa cetak buat keperluan sekolah mereka, termasuk juga tim pendidiknya. Untuk itu, usaha percetakan fotocopy ini bisa menjadi pilihan anda untuk menjadi seorang wirausaha. Dalam membuka bisnis ini, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan :

Persiapan Lokasi dan Bangunan
Seperti jenis bisnis lainnya, lokasi dan tempat merupakan hal yang vital dalam menentukan suksesnya suatu usaha. Untuk bisnis percetakan, lokasi yang tepat adalah berada di dekat lembaga pendidikan (sekolah dan kampus), di daerah perkantoran (misalnya dekat kantor kelurahan), di sekitar pusat bisnis (misalnya di depan lembaga keuangan), dan di tempat-tempat dimana orang sering memerlukan fotocopy. Untuk bangunan, luasnya tergantung jumlah mesin fotocopy dan percetakan yang anda punya. Sementara warna yang bagus untuk bangunan adalah warna cerah, putih atau kuning, karena percetakan identik dengan kertas putih yang bersih. Jadi dengan ruangan yang putih bersih (cerah), dan anda bisa menjaga hasil cetakan (fotocopy) dengan baik (bersih), maka pelanggan akan merasa usaha anda sebagai usaha yang profesional. Secara psikologi, orang akan merasa lebih nyaman, jika pergi ke tempat fotocopy yang ruangannya putih bersih (cerah).

Persiapan Alat dan Bahan
Dalam membuka usaha percetakan fotocopy, ada beberapa alat dan bahan dasar yang anda perlukan:
Mesin fotocopy, harga tergantung merk, fitur dalam mesin fotocopy (misal bisa cetak berwarna), ukuran mesin fotocopy, kecepatan mesin, dan sebagainya. Ada sebuah mesin fotocopy dengan harga lima belas juta hingga di atas lima puluh juta rupiah. Ada beberapa pilihan merk yang tersedia khususnya yang beredar di Indonesia. Misalnya Ricoh, Canon, Xerox, Toshiba, Sharp, Gestetner dll. Merk biasanya berhubungan dengan Komponen mesin, penyediaan sparepart, pilihan supplier dan kemampuan teknisi. Untuk memilih mesin fotocopy dengan mengetahui merk apa yang paling banyak dipakai orang lain. Hal tersebut bisa mengindikasikan bahwa mesin tersebut biasanya bergaransi, ketersediaan sparepart / suku cadang yang banyak dalam jamgka panjang (tidak indent), banyak pilihan teknisi profesional yang menguasai mesin merk tersebut, banyak supplier yang bersaing, harga sparepart dan toner/tinta bersaing (murah dan mudah didapat), biaya opersional yang murah, mesinnya terbilang bandel. Jika modal anda terbatas, anda bisa membeli mesin fotocopy bekas di toko-toko elektronik. Alat atau bahan lain tentunya aneka kertas, seperti kertas  A4, kuarto, F4, kertas buffalo, plastik jilid, lakban, pemotong kertas, alat penjilidan, dan lainnya. Jumlah modal yang diperlukan untuk membangun sebuah usaha percetakan fotocopy bervariasi, ada yang sekitar 10 jutaan hingga seratus juta rupiah, tergantung merk dan jumlah mesin fotocopy yang anda gunakan, serta kapasitas usaha percetakan yang akan dibangun.

Usaha Tambahan
Dalam berwirausaha dalam dunia percetakan, ada beberapa tambahan usaha yang bisa anda sediakan sebagai pelengkap bisnis utama anda, misalnya usaha cetak sablon (kartu nama, undangan), jual atk (alat tulis kantor), pulsa,  rental komputer, cetak foto, spanduk, dan pembuatan stempel. 

Demikian gambaran singkat mengenai membangun usaha percetakan (fotocopy) sebagai lahan pendapatan anda. Selamat bekerja, semoga suksess!!!
[Continue reading...]

Friday, December 20, 2013

Peluang Usaha Menarik di Area Sekitar Kampus

- 0 comments
Di area kampus sebenarnya ada banyak peluang usaha yang bisa dimanfaatkan jika kita memang mampu lebih teliti dan lebih kretif lagi. Seperti diketahui, kampus adalah tempat berkumpulnya para mahasiswa. Entah itu mahasiswa dari daerah kampus itu sendiri atau juga dari luar daerah. Bisa dipastikan dengan keadaan seperti ini, pergerakan ekonomi di area sekitar kampus berkembang dengan pesat. Tak heran jika di daerah sekitar kampus mulai banyak berdiri berbagai jenis usaha, mulai dari usaha kuliner, jasa, dan usaha properti juga bisa kita temui.


Selain usaha-usaha tersebut, ada beberapa usaha lainnya yang ungkin bisa menjadi salah satu opsi pilihan anda yang ingin membuka sebuah usaha di area kampus, diantaranya :

1.    Usaha Kuliner
Jenis usaha yang satu ini memang lebih menjanjikan. Pasalnya kebutuhan akan makan dan minum tidak mungkin lepas dari para mahasiswa. Usaha ini pun menjadi usaha yang paling favorit yang sering kita jumpai di daerah kampus ataupun di daerah-daerah yang ramai. Seperti diketahui kampus menjadi pusat kegiatan para mahasiswa. Oleh karena itu, kampus menjadi tempat yang sangat potensial untuk mendirikan usaha kuliner.

2.    Usaha Kos
Bisnis seperti ini memang berkaitan dengan bisnis jasa properti, dimana nantinya kita menyewakan rumah/kamar yang memang khusus diperuntukkan bagi para mahasiswa yang memang ingin tinggal sementara. Seperti diketahui, memang banyak mahasiswa yang datang dari luar daerah dan mereka pun butuh tempat tinggal. 

3.    Usaha Rental Komputer
Kendati saat ini laptop dan komputer sudah merajalela, namun pada dasarnya mahasiswa masih banyak yang membutuhkan rental komputer untuk mengerjakan tugas/laporan mereka. Dengan begitu tentunya peluang bisnis rental komputer ini sangat terbuka lebar.

4.    Usaha Mendirikan Sebuah Cafe
Jenis usaha yang satu ini mungkin bisa menjadi salah satu opsi yang baik bagi anda yang sedang ingin merintis usaha di area sekitar kampus. Entah itu cafe dalam skala kecil maupun sebuah cafe dalam skala yang besar. Apalagi di cafe tersebut nantinya kita sediakan jaringan Wi-Fi gratis. Tentunya akan banyak konsumen mahasiswa yang datang bukan hanya untuk sekedar nongkrong saja.
[Continue reading...]

Sunday, December 15, 2013

Aneka Usaha Memanfaatkan Barang Bekas

- 0 comments

Bagi yang memiliki ide kreatif, di dalam tumpukan sampah dan barang bekas terdapat harta karun yang berharga. Harta karun apa? Ternyata ada tumpukan rupiah di sana. Anda dapat mengambilnya jika anda punya insting untuk mengolah sampah dan barang bekas tersebut untuk menjadi barang yang berguna. Dari kemampuan untuk mencitrakan barang bekas tersebut dalam sebuah konsep ide yang menarik dan mewujudkannya menjadi barang nyata, maka banyak wirausahawan muda yang mapu mengais rejeki dari benda-benda yang dibuang tersebut. Dengan keterampilan yang mereka punya secara otodidak, dan juga melalui proses “try and error”. Benda-benda apa saja yang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai barang produktif? Ada banyak sekali, seperti pecahan kaca, botol plastik, kertas, daun kering, lidi, dan sebaginya. Sebagai bahan inspirasi untuk anda, berikut disajikan berbagai produk dari barang bekas yang dikumpulkan dari berbagai sumber:

1. Produk dari sampah kertas
Kertas-kertas yang tersisa dari suatu pekerjaan biasanya dibakar begitu saja. Demikian juga dengan majalah dan koran. Ketika telah usang, biasanya langsung dijual ke loak. Namun, banyak orang yang memiliki ide kreatif mengolah tumpukan kertas bekas tersebut menjadi barang-barang yang bermanfaat, misalnya sandal, tong sampah, hiasan dinding, dan sebagainya. Bahan yang selalu menemani pembuatan produk ini antara lain lem dan cat. Produk dari sampah kertas yang kini populer adalah sandal yang alasanya dari kertas koran/majalah.

2. Produk dari sampah plastik
Sampah yang paling menjengkelkan tentu sampah plastik. Sampah plastik yang beraneka warna tersebut sangat mengganggu pemandangan, selain juga sulit terurai (hancur) oleh bakteri. Seiring anjuran pengurangan penggunaan plastik, diharapkan masyarakat juga pintar-pintar memanfaatkan plastik agar bisa digunakan ulang. Sampah plastik yang berasal dari kemasan-kemasan ditergen, pewangi, samphoo, dan lainnya ternyata dapat disulap menjadi produk yang berguna, misalnya tas, dompet, map file, dan lainnya. Untuk merangkai produk tersebut, biasanya menggunakan mesin jahit agar lebih tahan lama.

3. Produk dari botol plastik/kaca
Botol plastik ataupun gelas plastik dari minuman mineral biasanya dijual ke pengepul untuk dicacah menjadi produk daur ulang di pabrik industri. Ada juga memanfaatkan sampah tersebut menjadi produk kreatif seperti hiasan dinding, kotak barang, hiasan bunga, dan sebagainya. Sementara pecahan kaca, botol kaca, beling, ataupun bolamb banyak dimanfaatkan untuk hiasan meja dan lukisan mozaik.

4. Produk dari kain perca
Kain perca dan sisa-sisa kain yang tidak terpakai sering dipakai untuk membuat produk kerajinan seperti keset lantai, boneka, tas kecil, bantal, hiasan baju, dan sebagainya. Bahan-bahan tersebut dapat diperoleh dari perusahaan garmen atau pun tukang jahit. Dengan harga bahan yang murah, para pengerajin bisa mendapatkan keuntungan yang banyak.

5. Produk dari kaleng bekas
usaha memanfaatkan barang bekas
Kaleng bekas dari produk susu kental, kaleng oli, minuman karbonasi, atau pun produk sarden biasanya dimanfaatkan untuk wadah benda-benda kecil di rumah. Jika anda punya inspirasi yang bagus, kaleng-kaleng bekas tersebut bisa dibentuk menjadi kerajinan yang berharga, misalnya miniatur mobil, hiasan dinding, tempat tisu,  asbak, dan lainnya. Ada juga seorang bernama Kusnodin yang menyulap kaleng bekas menjadi kerajinan replika burung merak. Pada suatu pameran, produk tersebut sangat menarik perhatian para pengunjung dan banyak diliput oleh wartawan.

Ada nilai lebih yang dirasakan oleh seorang konsumen jika membeli produk yang dibuat dari barang bekas. Selain adanya rasa bangga ketika menunjukkan kepada teman-temannya bahwa barang yang ia miliki adalah buah karya dari produk bekas yang dibuat dengan keterampilan khusus, para konsumen juga merasa ikut membantu mengurangi limbah sampah yang membanjiri bumi, sebagai bagian dari program “Go.. Green”. 
(gambar dari berbagai sumber)
[Continue reading...]
 
Copyright © 2012. Fermalin - Posts · Comments
Powered by Blogger